Jenis-Jenis Ip Address
Versi IP Address
Dengan adanya lebih dari satu miliar website di dunia
dan berbagai perangkat di internet, jumlah IP address tentu makin banyak. Maka
muncullah dua versi IP address, yaitu IPv4 dan IPv6.
IPv4
Inilah versi IP
address yang telah dipakai sejak internet mulai dimanfaatkan secara komersial.
Selain itu, versi inilah yang paling banyak digunakan. Kemungkinan besar saat
ini Anda sedang memakainya juga.
Sebuah alamat
IPv4 memiliki panjang angka 32 bit dan terdiri dari empat kumpulan angka yang
dipisahkan oleh titik. Masing-masing kumpulan angka tersebut adalah
representasi desimal dari delapan digit (bit) angka biner.
Satu baris yang
terdiri dari delapan angka biner tersebut juga disebut oktet. Setiap oktet
bernilai maksimal 255. Karenanya, alamat IPv4 memiliki rentang dari 0.0.0.0
sampai 255.255.255.255. Dengan rentang tersebut, IPv4 dapat menampung hampir
4,3 miliar IP address.
Agar anda dapat
mengilustrasikan penjelasan tersebut, berikut adalah beberapa contoh alamat
IPv4:
- 172.16.254.1
- 172.146.80.100
- 192.168.1.3
- 172.16.254.1
IPv6
Versi IP address
ini belum digunakan secara luas, tetapi diciptakan karena kapasitas IPv4 yang
kian menipis. IPv6 memiliki panjang angka 128 bit dan terdiri dari delapan
kumpulan angka dan huruf yang dipisahkan oleh titik dua. Masing-masing kumpulan
tersebut merupakan representasi desimal dari 16 angka biner.
Oleh karena
banyaknya kemungkinan kombinasi angka dan huruf yang ada, IPv6 dapat menampung
340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456 alamat. Dengan ini,
pastinya dunia tidak akan kekurangan IP address untuk waktu yang cukup lama.
Salah satu
contoh alamat IPv6 adalah 2001:cdba:0000:0000:0000:0000:3257:9652.
Namun, kumpulan
yang hanya terdiri dari angka nol biasanya tidak ditulis agar praktis. Lalu,
bagian yang dihilangkan ditunjukkan dengan adanya dua tanda titik dua seperti
berikut: 2001:cdba::3257:9652.
Tipe
IP Address
Sebenarnya,
ada sejumlah kategori berbeda yang masing-masing menyertakan beberapa jenis
alamat IP yang berbeda meski bagi orang awam akan terdengar sedikit
membingungkan. Berikut penjabaran jenis atau tipe alamat IP :
Alamat
IP publik
Alamat
IP publik adalah alamat Internet Protocol (IP) yang telah dienkripsi oleh
berbagai server/perangkat yang mana merupakan ketika Anda menghubungkan
perangkat ini dengan koneksi internet Anda. Ini adalah alamat IP yang sama yang
ditampilkan di beranda. Jenis alamat IP publik ini adalah alamat IP yang
diakses melalui internet, selayaknya alamat pos untuk rumah, maka alamat IP
publik menjadi alamat internasional berbeda yang lazim ditetapkan untuk
perangkat komputer. Server web, server email, dan perangkat server apa pun yang
memiliki akses langsung ke internet adalah dikarenakan adanya alamat IP publik
ini di mana alamat IP diseluruh dunia dan hanya disertakan dengan perangkat
unik saja.
Alamat
IP pribadi
Segala
sesuatu yang terhubung ke jaringan Internet Anda memiliki alamat IP pribadi,
termasuk komputer, smartphone, dan tablet, tetapi juga semua perangkat
berkemampuan Bluetooth seperti speaker, printer, atau smart TV. Dengan
berkembangnya internet of things, jumlah alamat IP pribadi yang Anda miliki di
rumah kemungkinan juga akan ikut meningkat. Router memerlukan cara untuk
mengidentifikasi hal-hal ini secara terpisah dimana juga memerlukan cara agar
perangkat bisa mengenal satu sama lain. Oleh karena itu, router Anda bekerja
dengan cara menghasilkan alamat IP pribadi yang merupakan pengidentifikasi unik
untuk setiap perangkat yang memisahkan jaringannya.
Alamat
IP Statis
Alamat
IP statis adalah alamat IP yang tidak valid karena alamat IP jenis ini tidak
berubah tetapi dapat diubah sebagai bagian dari manajemen jaringan normal. Oleh
karena sifat ini maka alamat IP statis dianggap tidak kompatibel, diberikan
sekali yang aman akan tetap sama selama bertahun-tahun. Jenis IP ini juga
membantu Anda mendapatkan lebih banyak informasi tentang sebuah perangkat.
Alamat
IP dinamis
Alamat
IP dinamis biasanya berubah dari waktu ke waktu dan tidak selalu sama yang
berarti juga telah mengalami perubahan yang konstan. Jika Anda memiliki kabel
langsung atau layanan DSL, Anda mungkin memiliki alamat IP yang kuat. Alih-alih
satu alamat IP permanen, alamat IP Anda diambil dari kumpulan alamat dan
diberikan kepada Anda. Setelah beberapa hari, minggu, atau kadang-kadang bahkan
berbulan-bulan, nomor itu dikembalikan dan diberi nomor baru. Sebagian besar
ISP tidak akan memberikan alamat IP statis kepada pelanggan mereka karena
alamat ini biasanya lebih mahal. Meskipun begitu dengan bantuan perangkat
lunak, Anda dapat menavigasi jenis alamat IP ini dengan mudah dan gratis.
Demikianlah Jenis dan Tipe IP Address. semoga bisa dapat membantu teman-teman semua. Jangan lupa ikuti terus informasi dan berita terupdate di blog herawan09.blogspot.com. sampai bertemu di konten selanjutnya brody.
Baca juga : Simulasi membuat jaringan sederhana di Cisco Packet Tracer

0 Comments:
Posting Komentar